Press "Enter" to skip to content

Seleksi Alam Dalam Berteman

Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional, r Aqua Dwipyana

Oleh : Aqua Dwipayana

Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional

Setiap orang memiliki teman. Jumlahnya relatif. Begitu juga kualitas pertemanannya. Semuanya tergantung pada masing-masing individu.

Bersyukur dan beruntunglah mereka yang memiliki banyak teman. Selain sebagai kekayaan atau aset yang nilainya melebihi materi berapa pun, juga dari semua teman itu pasti mendapatkan banyak pelajaran dan pengalaman berharga. Hal tersebut tidak pernah didapat saat sekolah dan kuliah.

Karena setiap manusia itu unik dan memiliki karakter yang berbeda-beda maka hal serupa terjadi pada semua teman. Ada yang menyenangkan, namun sebaliknya ada juga yang menyebalkan.

Terjadi seleksi alam dalam berteman. Mereka yang dapat menjaga tutur kata dan perilakunya pasti hubungannya dengan setiap teman selalu baik. Bahkan dari waktu ke waktu makin akrab.

Apalagi jika berniat, berpikir, dan berbuatnya untuk membantu teman. Membuat setiap orang yang berkomunikasi dengannya merasa nyaman dan senang karena merasakan ada nilai tambah dalam berteman.

Mereka yang berbuat konsisten seperti itu sering dirindukan teman-temannya. Kehadirannya dinantikan karena selalu bertutur kata dan berperilaku positif.

*Banyak Memberi Manfaat*
Tidak hanya itu. Teman-temannya dari waktu ke waktu selalu bertambah. Setiap orang dengan penuh sukacita mengenalkan ke kawan-kawannya.

Kenapa begitu? Karena mereka yakin perkenalan tersebut akan banyak memberikan manfaat. Pertemanannya tidak akan diciderai.

Mereka yang mengenalkan ke temannya sudah membuktikan sendiri. Selama berteman tidak pernah dibuat sakit hati. Sebaliknya selalu bahagia dan gembira.

Sementara mereka yang perilaku dan tutur katanya negatif, dari waktu ke waktu temannya semakin berkurang. Umumya orang enggan berteman dengannya karena lebih banyak mudharat daripada manfaatnya.

Kerugian besar pasti dirasakan mereka yang mengalami itu. Rezekinya seret. Banyak orang yang menghindar berkomunikasi dengannya.

Akhirnya timbul penyesalan karena dari waktu ke waktu mereka yang perilaku dan tutur katanya negatif itu makin dikucilkan. Untuk memperbaikinya meski bisa namun tidak mudah. Butuh waktu dan proses buat meyakinkan orang-orang yang pernah disakiti.

Agar tidak mengalami kondisi tersebut sebaiknya jangan pernah mengecewakan teman. Saat berinteraksi pola pikir dan perilakunya bukan mendapatkan apa, namun memberi apa ke teman-teman. Sehingga semua merasakan manfaat persahabatannya.

Semoga semua teman selalu merasa nyaman, senang, dan bahagia saat beriteraksi. Aamiin ya robbal aalamiin…

>>>๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉDari Yogyakarta International Airport Kulon Progo saya ucapkan selamat berusaha secara optimal jadi teman yang baik. Salam hormat buat keluarga. 05.40 05012023๐Ÿ˜ƒ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ<<<