Press "Enter" to skip to content

Walikota Fadly Amran Pimpin Apel Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2021

WARTA PUBLIKA.COM– Walikota Padang Panjang Fadly Amran bertindak sebagai Inspektur Upacara Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Singgalang 2021, di halaman Mapolres Padang Panjang, Rabu (5/5).

Selain dihadiri Kapolres Padang Panjang AKBP Apri Wibowo, Ketua DPRD Mardiansyah, Wawako Asrul Dandim 0307 / Tanah Datar, Forkompimda, OPD terkait dan personil masing-masing. Operasi Ketupat Singgalang 2021 di mulai pada tanggal 06 Mei sampai 17 Mei 2021 mendatang.

Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam amanatnya yang dibacakan Walikota Fadly Amran mengatakan, apel yang diselenggarakan secara serentak seluruh Indonesia dengan tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes).

Menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami kenaikan sebesar 2,03%. Hal ini berkaitan dengan hal tersebut, pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik pada hari raya Idul Fitri 1442 H.

Dikatakan Kapolri, tahun ini merupakan tahun kedua pemerintah mengambil kebijakan tersebut karena situasi pandemi Covid-19, Presiden Joko Widodo menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil melalui berbagai macam pertimbangan.

” Yaitu pengalaman terjadinya tren kenaikan kasus setelah pelaksanaan libur panjang, termasuk peningkatan kasus sebesar 93% setelah pelaksanaan libur Idul Fitri pada Tahun 2020 /1441 H lalu. Meskipun begitu, keinginan masyarakat untuk melaksanakan mudik sulit untuk ditahan,” ungkap Kapolri.

Lebih lanjut Kapolri menjelaskan, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub), apabila pemerintah tidak melaksanakan larangan mudik maka akan terjadi pergerakan orang yang melakukan perjalanan mudik sebesar 81 juta orang. Namun setelah diumumkannya larangan mudik, masih terdapat 7% atau 17,5 juta orang yang akan melaksanakan mudik.

Karena hal demikian, kegiatan Operasi Ketupat Singgalang 2021 harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh oleh seluruh jajaran dalam rangka menempatkan keselamatan masyarakat.

“Kasus Covid-19 harus kita waspadai berkaca pada gelombang penyebaran Covid-19 yang terjadi di Luar Negeri. Sebagai contoh di India, terjadi penambahan kasus baru hingga mencapai 400.000 kasus dan angka kematian mencapai 3.500 kasus dalam sehari,” jelasnya.

Menurut Kapolri harus dipedomani guna mendukung keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat Singgalang 2021, antara lain, siapkan fisik dan mental serta jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada Tuhan YME.

Kapolri memerintahkan untuk melakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang, sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat.

” Serta tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya aksi teror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1442,” terang Jendral Pol. Listyo Sigit Prabowo.(adek)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.