Press "Enter" to skip to content

Wabup Hadiri Peluncuran OSS Secara Virtual

TANAH DATAR – Acara peluncuran aplikasi OSS (Online Single Submission) berbasis resiko, yang langsung dilaunching Presiden RI Joko Widodo didampingi Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dan Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan diikuti Wakil Bupati Tanah Datar Richi Aprian, SH. MH bersama OPD terkait secara virtual dari Gedung Indo Jolito Batusangkar, Senin (9/8/21).

Presiden dalam arahannya mengatakan, salah satu tujuan penggunaan aplikasi ini untuk memudahkan pelakuusaha, untuk mengurus izin usahanya baik dari sisi biaya dan waktu. “Berdasarkan data, Indonesia masuk peringat 73 dari 190 negara dalam kemudahan investasi, artinya termasuk kategori mudah, tetapi kategori itu belum cukup, kita harus meningkatkan lagi, dari mudah menjadi sangat mudah,” sampai Jokowi.

Disampaikan Jokowi, kuncinya ada di reformasi perizinan yang terintegrasi, yang cepat dan sederhana, yang akan menjadi instrumen untuk menarik investasi. OSS merupakan reformasi sigfinikan di bidang perizinan, menggunakan layanan perizinan secara online yang terintegrasi, terpadu dengan paradigma perizinan berbasis resiko.

“Jenis perizinan akan disesuaikan dengan tingkat resikonyo. Perizinan UMKM dengan usaha besar tidak sama. Resiko tinggi perizinan berusaha berupa izin, resiko menengah perizinannya berupa sertifikat standar dan resiko rendah berusaha cukup berupa Nomor Induk Berusaha dari OSS,” terang Presiden Jokowi.

“Saya minta kepada Menteri, Kepala Lembaga, Gubernur, Bupati dan Walikota, agar disiplin mengikuti kemudahan dalam OSS ini,” pesan Presiden lagi.

Senada dengan itu, Wakil Bupati Richi Aprian seusai mengikuti zoom meeting dan meninjau pelayanan di Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (PMPTSP dan Naker) mengatakan, sangat mendukung pemakaian aplikasi ini.

“Bapak Presiden sudah meluncurkan aplikasi OSS berbasis resiko, harapannya pelaku-pelaku usaha di Tanah Datar akan merasakan manfaatnya dengan kemudahan yang diberikan, dijamin gratis dan prosesnya tidak lama,” sampai Wabup.

“Kami bersama Bupati, sangat berkomitmen terkaitnya dengan kemudahan pelayanan perizinan di Tanah Datar, terutama wilayah-wilayah yang jauh dari Batusangkar,” tambah Wabup.

Wabup juga katakan, dengan berbasis online akan mengantisipasi praktek-praktek percaloan, dan juga berharap, kalau ada masyarakat yang merasa kesulitan segera dilaporkan.

“Kepada Dinas PMPTSP Naker, segera dan perkuat sosialiasi kepada masyarakat, tentang pemanfaatan aplikasi perizinan OSS dan tingkatkan koordinasi dengan dinas lain, serta lembaga yang berkaitan dengan perizinan, sehingga layanan kepada masyarakat semakin maksimal sesuai harapan Presiden,” pungkasnya. (adek)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.