Press "Enter" to skip to content

Utamakan Bersyukur, Kesehatan tak Ternilai Apapun di Masa Pandemi

SALATIGA—Pakar Komunikasi dan Motivator Nasional Dr Aqua Dwipayana mengajak semua orang untuk mengedepankan rasa syukur karena telah diberikan kesehatan yang prima. Selama pandemi Covid-19 ini kesehatan menjadi sangat penting dan nilainya jauh lebih tinggi dibandingkan yang lain termasuk materi.

“Dengan kesehatan, semuanya bisa berkumpul untuk melaksanakan doa bersama. Setelah itu dilanjutkan dengan melakukan pekerjaan masing-masing,” demikian disampaikan doktor Komunikasi jebolan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran tersebut saat memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi di hadapan jajaran pegawai BRI Cabang Salatiga, Senin pagi (25/10/2021).

Mengawali Sharing Komunikasi dan Motivasi, Dr Aqua mengatakan sangat bersyukur karena mendapatkan rezeki dari Edy yang nilainya tidak dapat digantikan oleh uang berapa pun. Berupa amanah untuk berbagi.

“Begitu Pak Edy meminta untuk Sharing Komunikasi dan Motivasi langsung saya sanggupi. Ini rezeki yang tidak bisa digantikan uang berapa pun. Saya bersyukur sekali dan terima kasih Pak Edy untuk amanahnya,” kata Dr Aqua.

Rasa syukur berikutnya, kata pria yang memiliki jaringan pertemanan yang luas itu, para pegawai BRI harus bersyukur bekerja di institusi yang kredibel dan sangat dihormati di dunia. Umumnya orang yang bekerja di bank dihargai banyak orang.

Bahkan, ungkap Dr Aqua, di beberapa negara maju ada yang gaji bankir berada di urutan teratas. Sama dengan beberapa profesi lainnya. Itu menunjukkan penghargaan yang tinggi pada pegawai bank.

Saat pandemi Covid-19, tutur anggota Dewan Pakar Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Pusat ini, rasa syukur itu harus lebih meningkat lagi karena tidak ada pegawai BRI yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK). Bahkan tetap mendapatkan bonus.

Sementara banyak orang, tambah Dr Aqua jumlahnya lebih dari 30 juta orang yang terkena dampak pandemi Covid-19. Ada yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK), dirumahkan tanpa upah hingga pengurangan jam kerja dan penghasilan.

“Banyak orang yang di-PHK dan mengalami pemotongan gaji selama pandemi Covid-19. Sebagian di antara mereka mungkin ada saudara kita atau orang yang kita kenal. Alhamdulillah pegawai BRI tidak mengalami itu. Bahkan tetap mendapat bonus. Betapa baiknya Direksi BRI kepada semua karyawan,” Dr Aqua mengutarakan kebaikan manajemen BRI.

Rasa syukur lainnya, ungkap pria kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara pada 23 Januari 1970 itu adalah bekerja di Kota Salatiga. Udaranya sejuk dan suasananya menyenangkan. “Kalau ujian soalnya sepuluh dan salahnya tiga, makanya nilainya tujuh. Berarti masih lulus,” canda Dr Aqua.

Wujud dari semua rasa syukur itu menurut Dr Aqua adalah selalu berusaha secara maksimal untuk menunjukkan kinerja terbaik. Jangan bekerja asal-asalan yang akhirnya merugikan perusahaan secara keseluruhan.

“Targetnya di antara 22 kantor Cabang BRI di Wilayah Semarang, Cabang Salatiga menjadi yang terbaik. Saya yakin hal itu dapat diwujudkan dan prestasi tersebut bisa dipertahankan terus,” papar Dr Aqua.

*Hanya Silaturahim*
Dr Aqua kembali mendapatkan rezeki. Niatnya semula hanya silaturahim, tapi justru diminta memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi.

Hal itu terjadi Senin pagi (25/10/2021). Sebelum bersama keluarganya kembali ke Bogor, Jawa Barat (Jabar) dari Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), Dr Aqua silaturahim ke Pemimpin BRI Cabang Salatiga Edy Legowo di kantornya. Pertemuan mereka berdua sudah beberapa kali direncanakan, namun baru sekarang terwujud.

Penundaan pertemuan karena waktunya tidak klop. Ketika Dr Aqua ada waktu luang untuk silaturahim, Edy sedang sibuk termasuk menemui nasabah. Sebaliknya saat Edy ada kelonggaran waktu, Dr Aqua yang tidak bisa.

Ketika mereka ketemu sekitar pukul 07.00, sambil mengajak ke ruangannya Edy berucap, “Alhamdulillah akhirnya kita berjumpa juga Pak Aqua. Setelah sebelumnya kita ketemu beberapa tahun lalu saat bapak memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi di BRI Wilayah Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel). Waktu itu Pemimpin BRI Wilayah Banjarmasin Pak Fidri Arnaldy (sekarang Direktur Utama Bank DKI-red) yang mengundang Pak Aqua.”

Saat menemui Edy, tujuan Dr Aqua selain silaturahim adalah memberikan buku “super best seller” Trilogi The Power of Silaturahim karyanya. Hanya itu. Rencana semula jumpa sebentar kemudian pamit agar tidak terlalu lama mengganggu aktivitas Edy.

Selain itu Dr Aqua bersama keluarganya sudah berencana berangkat pagi dari Salatiga. Kembali ke Bogor. Sengaja memilih perjalanan pagi agar suasana di jalan nyaman dan tidak macet. Juga supaya tiba di rumahnya di kota hujan itu tidak malam.

Tiba-tiba Edy meminta Dr Aqua untuk memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada jajarannya di acara doa pagi. Kegiatan itu rutin dilaksanakan setiap pagi pada hari kerja.

“Pak Aqua, pagi ini sekitar pukul 07.15 ada acara doa pagi. Mohon bapak berkenan memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi kepada teman-teman. Meski hanya sebentar, saya yakin bermanfaat buat mereka,” lanjut Edy.

Mendapat permintaan spontanitas seperti itu Dr Aqua tidak kaget. Motivator ulung itu sudah terbiasa “ditodong” secara mendadak untuk memberikan Sharing Komunikasi dan Motivasi.

Staf Ahli Ketua KONI Pusat Bidang Komunikasi Publik itu seoptimal mungkin berusaha melayani setiap permintaan yang diajukan kepadanya. Tujuannya agar orang yang memintanya senang dan tidak kecewa.

Itu dilakukan Dr Aqua jika situasi dan kondisinya memungkinkan termasuk keluangan waktunya. Kalau tidak bisa, bapak dua anak itu akan mengatakannya terus terang dan mencarikan alternatifnya. Sembari menyampaikan permohonan maaf.

Dr Aqua langsung menyanggupi permintaan Edy. “Siap Pak Edy. Insya Allah saya berkenan Sharing Komunikasi dan Motivasi dengan jajaran bapak. Semoga bermanfaat.”

Sekitar sepuluh menit mereka di ruangan Edy. Kepada Dr Aqua, bapak tiga anak tersebut menjelaskan susunan acaranya. Diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya. Dilanjutkan doa. Setelah itu bersama-sama membaca AKHLAK. Selanjutnya menyimak pembacaan BRILian Ways

“Bagus Pak Edy. Saya ikut saja kebiasaan yang rutin dilakukan di kantor ini. Sekaligus sambil belajar pada teman-teman di sini,” respon Dr Aqua.

Saat acara itu Edy didampingi empat Asisten Manajer Pemasaran (AMP). Mereka adalah Mahbi Raharto, Tri Agung Chrisnugroho, Singgih Prasojo, dan Dodi Susanto. Sedangkan belasan pegawai lainnya berdiri di tempat kerja masing-masing.

Sengaja dibuat seperti itu sebagai upaya menjaga jarak. Sedangkan pegawai yang berada di lantai dan ruangan lain tidak ikut bergabung di acara tersebut.

Dr Aqua menyimak setiap acara. Sekaligus memikirkan berbagai penekanan yang akan disampaikannya.

Sebelum Dr Aqua menyampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi, Edy lebih dulu memperkenalkan bapak dari Alira Vania Putri Dwipayana dan Savero Karamiveta Dwipayana itu.

“Pagi ini kita sangat bersyukur dan beruntung sekali. Kedatangan tamu istimewa. Beliau adalah motivator hebat dan terkenal yaitu Dr Aqua Dwipayana. Awalnya Pak Aqua mau silaturahim ke saya, namun saya minta untuk Sharing Komunikasi dan Motivasi. Alhamdulillah  beliau berkenan,” tutur Edy dengan wajah gembira.

Pria yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur itu melanjutkan, Dr Aqua sudah sering Sharing Komunikasi dan Motivasi di BRI, termasuk saat dirinya menjabat Pemimpin BRI Cabang Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalsel beberapa tahun lalu. Waktu itu mantan wartawan di banyak media besar tersebut diundang bicara di Kantor BRI Wilayah Banjarmasin.

Selain itu, tambah Edy, pada Jumat pagi (27/8/2021) lalu Dr Aqua melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Kantor BRI Wilayah Semarang Jalan Teuku Umar 24 Semarang. Waktu itu Pemimpin BRI Wilayah Semarang Wahyu Sulistiyono yang mengundangnya.

“Pak Aqua ini tidak hanya hebat sebagai pembicara, tapi juga telah menulis banyak buku. Salah satu bukunya yang “super best seller” berjudul “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi”. Silakan dibaca. Isinya bagus sekali,” tambah Edy.

*AKHLAK dan BRILian Ways*
Pria yang memiliki jati diri yang kuat itu juga menyinggung tentang AKHLAK dan BRILian Ways. Menurutnya jika melaksanakannya secara konsisten bakal mendapat manfaat di dunia dan akhirat.

“Saat pembacaan AKHLAK dan BRILian Ways tadi, saya menyimak. Isinya bagus sekali. Sangat komprehensif. Jika konsisten melakukanya manfaatnya bakal dirasakan di dunia dan akhirat,” tutur Dr Aqua serius.

Pria yang tinggal di Kota Bogor, tersebut menyarankan kepada semua pegawai BRI agar konsisten melaksanakannya secara fokus, serius, dan sungguh-sungguh. Setelah itu dapat merasakan manfaatnya.

Dr Aqua menegaskan konsistensi seluruh pegawai BRI melaksanakan AKHLAK dan BRILian Ways dalam aktivitas sehari-hari, secara signifikan pengaruhnya besar sekali baik buat kemajuan baik diri setiap karyawan maupun perusahaan.

Untuk itu agar kedua hal tersebut tidak sekedar diucapkan bersama-sama oleh para karyawan setiap pagi pada hari kerja ketika acara doa pagi, tapi secara serius, sungguh-sungguh, dan terus-menerus mengimplementasikan dalam berbagai kegiatannya. Hal itu tercermin dari tutur kata dan perilaku pegawai termasuk saat melayani di internal dan eksternal perusahaan.

AKHLAK adalah nilai-nilai organisasi yang diperkenalkan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang didampingi Wakil Menteri BUMN I Budi Gunadi Sadikin, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, dan Sekretaris Kementerian BUMN Susyanto pada Rabu, 1 Juli 2020 lalu.

Pelaksanaannya bersamaan dengan peluncuran logo baru. Itu sekaligus menjadi simbolisasi dari visi dan misi kementerian maupun seluruh BUMN dalam menatap era kekinian yang penuh tantangan sekaligus kesempatan.

AKHLAK adalah singkatan dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Masing-masing nilai memiliki penjabarannya sendiri untuk penerapan kode etik dan kode perilaku yang  diterapkan di Kementerian BUMN.

Penjabarannya secara singkat adalah Amanah yakni memegang teguh kepercayaan yang diberikan. Kompeten maksudnya harus terus-menerus belajar memperbaiki dan mengembangkan kemampuan diri sehingga memiliki kompetensi dan kapabilitas. Harmonis yaitu keserasian dalam bekerja sama dengan saling peduli dan menghargai perbedaan masing-masing individu.

Selanjutnya Loyal yang artinya mengutamakan kepentingan bangsa dan negara dengan mengeleminir kepentingan pribadi dan kelompok. Adaptif maksud dapat beradaptasi dan terus berinovasi dalam kondisi apapun termasuk saat pandemi Covid-19. Terakhir adalah Kolaboratif dengan membangun kerjasama yang sinergis.

Sedangkan BRILian Ways ada delapan. Seluruhnya menjadi pedoman dan wajib dilaksanakan semua pegawai BRI. Rinciannya adalah sebagai berikut.

1. BRILian jujur, tulus, dan patuh pada peraturan.

2. BRILian cakap dan handal, terus belajar, mengembangkan diri dan orang lain (continous learner).

3. BRILian bekerja tuntas dengan penuh tanggung jawab berorientasi pada kinerja terbaik.

4. BRILian membangun kolaborasi yang produktif.

5. BRILian terbuka dan menghargai kemajemukan (respect to diversity).

6. BRILian proaktif, adaptif, inovatif dan berorientasi pada pertumbuhan yang berkelanjutan.

7. BRILian berempati memahami kebutuhan pelanggan dan memberikan layanan melebihi harapan.

8. BRILian peduli terhadap masyarakat dan lingkungan.

*Dahsyatnya Silaturahim*
Terkait dengan kinerja para pegawai, Dr Aqua menegaskan agar pandemi Covid-19 jangan dijadikan alasan untuk tidak mencapai target baik penghimpunan maupun penyaluran dana. Kepada semua karyawan disarankan untuk rajin melaksanakan silaturahim dengan ikhlas. Itu terutama dilakukan kepada para nasabah dan calon nasabah.

“Kekuatan dari bisnis termasuk di perbankan adalah marketing. Mereka yang memiliki jaringan yang luas, biasanya tidak akan kesulitan memasarkan jasa dan produk-produknya. Hal tersebut juga saat pandemi Covid-19. Saya sudah membuktikan itu dan berhasil,” jelas Dr Aqua sambil tersenyum.

Kemudian pria yang sudah membiayai umrah ratusan orang dari hasil penjualan buku “super best seller” karyanya yang berjudul “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi” itu menceritakan pengalamannya memasarkan dua buku terbarunya saat pandemi Covid-19.

Kedua buku “super best seller” yang masuk dalam buku Trilogi The Power of Silaturahim itu sengaja dipasarkan secara langsung kepada pembelinya. Tidak lewat toko buku dan media sosial.

Judul bukunya adalah “Humanisme Silaturahim Menembus Batas: Kisah Inspiratif Persahabatan Aqua Dwipayana-Ventje Suardana (Satu Kesamaan Yang Mampu Mengatasi Sejuta Perbedaan)” serta “Berkarya dan Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial: Kisah Inspiratif Dua Bersaudara Alira-Savero Dwipayana Bergiat untuk Sesama”.

“Saya sengaja melakukan pemasaran buku seperti itu karena ingin membuktikan sendiri dahsyatnya manfaat dari rajin melaksanakan silaturahim dengan ikhlas. Ternyata hasilnya fantantis dan luar biasa,” ungkap Dr Aqua dengan semangat.

Sejak pertama kali dipasarkan pada Januari 2021 sampai sekarang, lanjut penulis belasan buku itu sudah terjual sekitar 34 ribu eksemplar. Pembelinya termasuk para pejabat BRI.

“Mereka membeli buku saya dalam jumlah banyak. Rata-rata ratusan eksemplar setiap pesan buku-buku saya. Jadi belinya bukan dalam hitungan jari, tapi berkardus-kardus,” terang Dr Aqua sambil tersenyum.

Hal itu, lanjut pembicara laris tersebut merupakan bukti nyata betapa dahsyatnya rajin melaksanakan silaturahim tanpa pamrih. Hasilnya luar biasa dan nyata.

*Sangat Besar*
Di akhir Sharing Komunikasi dan Motivasi Dr Aqua memberikan buku “super best seller” Trilogi The Power of Silaturahim karyanya kepada Edy.

Ketiga buku itu berjudul “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi”, “Humanisme Silaturahim Menembus Batas: Kisah Inspiratif Persahabatan Aqua Dwipayana-Ventje Suardana (Satu Kesamaan Yang Mampu Mengatasi Sejuta Perbedaan)” serta “Berkarya dan Peduli Sosial Gaya Generasi Milenial: Kisah Inspiratif Dua Bersaudara Alira-Savero Dwipayana Bergiat untuk Sesama”.

Edy senang menerimanya. Dia akan membaca semua bukunya sampai tuntas. Yakin isi seluruh buku itu berkualitas.

Sedangkan kepada semua jajarannya, Edy menyarankan untuk membaca buku-buku karya Dr Aqua. Manfaatnya sangat besar termasuk buat mendukung aktivitas di pekerjaan mereka.

Edy terutama menyoroti tentang silaturahim yang telah sejak lama disarankan dan secara konsisten dipratikkan Dr Aqua. Hasilnya dahsyat dan luar biasa.

“Makanya saya menyarankan kepada semua pegawai untuk aktif melaksanakan silaturahim seperti yang selalu dilakukan Pak Aqua secara konsisten,” kata Edy.

Pria ramah itu sudah sekitar tujuh bulan memimpin BRI Cabang Salatiga. Di bawahnya ada 16 BRI Unit. Rinciannya lima unit berada di Kota Salatiga dan 11 unit di Kabupaten Semarang.

Jumlah karyawannya sebanyak 380 orang. Sedangkan jumlah nasabah pinjaman sekitar 45.413 orang. Pinjaman yang telah disalurkan kurang lebih Rp 1,7 triliun.

Menurut Edy, Kota Salatiga yang hanya empat kecamatan, potensi bisnis cukup baik karena berada pada posisi strategis yaitu berdekatan dengan daerah Ungaran, Kabupaten Semarang, dan Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali. Juga dekat Kabupaten Sragen yang merupakan daerah industri.

“Sampai sekarang di Salatiga masih didominasi segmentasi mikro, sehingga ada peluang untuk berkembang, baik untuk bisnis maupun dari perbankan sebagai mitra pembiayaan,” pungkas Edy.(*/ad).

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.