Press "Enter" to skip to content

Terkonfirmasi Nihil, Gubernur Sumbar Apresiasi Kota Padang Panjang

Padang Panjang, Warta Publika-Berjangkitnya Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) membuat semua elemen berupaya mengantisipasi wabah pandemi yang telah memakan banyak korban baik di Indonesia maupun dunia, berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk memutus mata rantai virus korona agar pandemi ini tidak berkembang tak kecuali pemerintah daerah Kota Padang Panjang.

Wakil Walikota Asrul, Walikota Fadly Amran dan Ketua DPRD Mardiansyah

Dengan mengacu kepada instruksi pemerintah pusat dan pemerintah provinsi Sumatera Barat terkait penanganan pencegahan virus korona, Pemerinta kota Padang Panjang segera bersiap melakukan tindakan yang menyangkut untuk penanganan wabah pandemi korona agar tidak menyerang dan melanda warganya.

Walikota Padang Panjang Fadly Amran berharap agar pandemi korona tidak melanda kota Serambi Mekah, apalagi kalau ada warga yang terkonfirmasi positif terpapar virus korona.” Tujuannya untuk memutus rantai perkembangan virus korona, dengan harapan wabah korona tidak melanda Padang Panjang,” ujar Walikota Padang Panjang Fadly Amran didampingi Wakil Walikota Asrul kepada fajarsumbar.com disuatu kesempatan.

Walikota Fadly Amran ikut ambil bagian lakukan penyemprotan disinpektan

Diawali dengan menginformasikan anjuran pemerintah kepada masyarakat tentang virus korona serta anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan dan memutus rantai virus korona, pembentukan Satuan Tugas Percepatan Pengendalian Virus Corona (PPVC), melakukan pemantauan terhadap Orang Dalam Pemantauan ( ODP) serta melaksanakan penanganan terhadap Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Selanjutnya mendirikan Posko Satgas ditiap pintu masuk kota Padang Panjang seperti simpang Kacang Kayu, Senja Kenangan Bukit Surungan dan batas kota Silaing Bawah. Kemudian bersama Forkompimda melakukan penyemprotan disinpektan disepanjang jalan di berbagai sudut kota, pembentukan Posko hingga membentuk tim Rider yang melakukan pengawasan pemudik masuk ke Padang Panjang.

Walikota Fadly Amran, Wakil Walikota Asrul dan Sekdako Sonny Budaya Putera meninjau Posko Satgas Covid-19

Kemudian Pemko Padang Panjang menjadikan Gedung Balai Latihan Kerja ( BLK ) Ngalau, Balai Benih Ikan ( BBI ) Gajah Tanah Ekor Lubuk dan bekerjasama dengan Pusdiklat Baso sebagai tempat karantina bagi pemudik yang baru datang dari luar Sumatera Barat. Upaya yang dilakukan Satgas PPVC Padang Panjang ini mendapat apresiasi dari Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno pada Video Confrence dengan jajaran Pemko Padang Panjang dan Pemda se- Sumatera Barat yang digelar pada hari Selasa (28/4) itu.

Tidak sampai disitu, Gubernur Irwan Prayitno juga memuji tindakan Satgas Covid -19 Padang Panjang dalam melakukan pencegahan wabah pandemi korona karena cepat tanggap dan cepat siap untuk merespon harapan provinsi Sumatera Barat untuk mengendalikan wabah korona di Sumatera Barat khususnya di Padang Panjang, sehingga angka terkonfirmasi positif masih nihil atau nol.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meninjau tempat karantina

Menyikapi pujian yang disampaikan Gubernur Irwan Prayitno tentu membuat senang jajaran Pemko Padang Panjang bersama Tim Satgas PPVC, namun Walikota Fadly Amran berharap Tim Satgas Covid – 19 Padang Panjang untuk lebih meningkatkan kewaspadaan pengawasan dan jangan sampai lengah karena vaksin korona belum ada.

“Virus korona adalah wabah pendemi berbahaya dan bahkan vaksinya pun belum ada oleh karenanya kita jangan lengah dan selalu waspada, mari tetap jagalah kesehatan mencuci tangan, jaga jarak dan tetap dirumah agar tidak terinfeksi atau terpapar oleh virus korona,” harap Fadly Amran.(adk)

Comments are closed.

Mission News Theme by Compete Themes.