Press "Enter" to skip to content

Suir Syam : Masyarakat Tidak Perlu Takut Divaksin

Padang Panjang, Warta Publika.Com- Anggota DPR- RI Suir Syam mengingatkan kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dengan memakai masker, mencuci tangan menjaga jarak, sehingga terhindar dari terkonfirmasi positif Covid-19.

Mantan walikota Padang Panjang dua periode ini mengakui akibat berita hoax di media sosial, banyak masyarakat yang tidak percaya tentang pandemi Covid-19, sehingga terjadi peningkatan terkonfirmasi positif di daerah, termasuk Sumatera Barat dan Padang Panjang.

Ditegaskan Suir Syam, banyak cara untuk bisa mencegah jangan sampai tertular Covid-19, selain menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, pemerintah juga mengajak masyarakat untuk divaksin. Kendati Covid-19 merupakan virus yang sifatnya bisa sembuh tanpa diobati, namun tetap saja banyak yang meninggal.

” Penyebab utamanya karena adanya penyakit bawaan, serta imun tubuh yang sangat kurang, ” ujar Suir Syam pada Sosialisasi Pelayanan Kesehatan Tradisional pada Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Era Pandemi Covid-19, Jumat (25/6) di Gedung M. Syafei.

Disebutkan Suir Syam, melawan Covid-19 ini adalah dengan daya tahan tubuh. Kalau daya tahan tubuh kuat, maka tidak akan terkena Covid-19, pemerintah telah menyediakan vaksin untuk upaya pencegahan penyebaran virus ini. Masyarakat diminta tidak perlu takut untuk divaksinasi.

“Tenaga kesehatan serta dokter saja mau untuk divaksinasi. Jika vaksin tidak baik, kenapa dokter sama tim medis mau divaksin?, dari situlah kita bisa ambil kesimpulan kalau vaksin ini baik,” tutur Anggota Komisi IX DPR RI ini.

Ditambahkan Koordinator Subdit Yankestrad Komplementer Kemenkes, dr. Gita Swisari, MKM, untuk pengobatan dan hal yang perlu dilakukan dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, tetap patuhi protokol kesehatan, banyak konsumsi buah dan sayur, serta perkuat imun tubuh.

“Penularan Covid-19 ini berbagai macam. Di antaranya melalui droplet, bersin, batuk, bersentuhan, berjabat tangan, menyentuh benda yang kemudian kita sentuh pula mulut, hidung atau mata,” terangnya.

Gita mengajak untuk tidak lupa mengonsumsi pengobatan herbal untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Seperti mengonsumsi jahe, temulawak, kunyit dan meniran.

“Apabila kita sudah terkena Covid-19, untuk mengurangi gejala batuk dan pilek, minum kencur. Apabila sakit kepala, pakai bawang putih, sulit tidur biji pala ada untuk obatnya dan mual konsumsi jahe. Jika semua itu kita lakukan, insyaa Allah kita akan terhindar dari Covid-19. Jangan lupa untuk melakukan vaksinasi karena vaksin merupakan penambah daya tahan tubuh,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Wali Kota, Drs. Asrul saat membuka acara ini mengapresiasi kegiatan sosialisasi untuk Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) ini.

“Perilaku hidup sehat ini yang kita terapkan saat pandemi. Wabah Covid-19 mengajarkan kita betapa kesehatan itu mahal harganya. Maka mari jaga kesehatan, imunitas dan patuhi prokes,” imbaunya. (cigus/adek)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.