Press "Enter" to skip to content

Sebanyak 14 KUA  Di Tanah Datar Terima Bantuan.

Batusangkar, Wartapublika.com –  Sebanyak 14 Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di Tanah Datar menerima bantuan masing-masing 1 unit kendaraan roda 2 untuk operasional tugas di wilayah masing-masing.

Penyerahan motor tersebut langsung oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra kepada  kepala KUA, Rabu (3/7/2024) di Indojolito Batusangkar yang juga dibarengi penyerahan kendaraan roda empat untuk operasional Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Tanah Datar kepada Kakan Kemenag Amril.

Bupati Eka Putra mengatakan, pemberian bantuan kendaraan operasional bagi Kepala KUA perlu dilakukan untuk mempermudah dan memperlancar kerja serta tugas masing-masing dan berharap, dengan bantuan kendaraan roda 2 ataupun kendaraan roda 4 bisa dimanfaatkan bersama, jangan sampai malah menjadi biang perpecahan.

“Kendaraan ini bertujuan untuk mempermudah dan memfasilitasi kegiatan para KUA dan juga pelaku agama lainnya, karena itu Saya berharap kendaraan ini juga bisa dimanfaatkan bersama, namun dengan tanggung jawab, sehingga kendaraan ini juga bisa awet dan bertahan lama,” ujarnya.

Terakhir Bupati Eka Putra berharap, dengan bantuan yang diberikan semakin meningkatkan sinergi antara Pemerintah Daerah bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan jajarannya.

Sebelumnya Kakan Kemenag Tanah Datar Amril menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, khususnya Bupati Tanah Datar.

“Bantuan ini bukti perhatian kepada jajaran Kemenag Tanah Datar untuk mempermudah dan memperlancar tugas masing-masing, terima kasih pak Bupati,” sampainya.

Karena itu, tambah Amril, segenap jajaran Kemenag Tanah Datar juga siap mendukung dan menyukseskan berbagai program keagamaan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar.

Amril menambahkan, kendaraan roda 4 yang diserahkan kepada kantor Kemenag akan diperuntukkan untuk kendaraan operasional untuk melakukan pelayanan keagamaan kepada masyarakat Tanah Datar.

“Insya Allah, kendaraan ini nantinya akan dimanfaatkan untuk operasional, jadi silahkan saja pak KUA ataupun penyuluh agama yang membutuhkan kendaraan untuk kelancaran tugasnya memakainya,” pungkas Amril. (Prok/dvd/nh)