Press "Enter" to skip to content

Rapat Paripurna, Pemandangan Umum Fraksi DPRD Tentang Penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban APBD TA 2024.

Padang Panjang, wartapublika.com- Fraksi DPRD sampaikan Pemandangan Umum terhadap Penjelasan Walikota  atas  Penyampaian Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2024, Rabu (11/06/25) diruang rapat DPRD yang dipimpin oleh Ketua DPRD Imbral, didampingi Wakil Ketua Mardiansyah dan Nurafni Fitri.

Diawali Fraksi Gerindra, pemandangan umum disampaikan oleh Hendrico yang menyebuykan bahwa Padang panjang masih bergantung pada bantuan pemerintah pusat, perlu upaya untuk meningkatkan PAD terutama melalui inovasi pengelolaan restribusi dan pajak.

Selain itu, pengoptimalan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan juga harus ditingkatkan, pemerintah daerah kedepan nya dalam menyusun proyeksi pendapatan nya harus lebih cermat dan terukur berdasarkan potensi yang sebenarnya,” ucap Hendrico.

Disamping itu beberapa isu juga disinggung Fraksi Gerindra seperti Belum stabilnya pertumbuhan dan pemerataan ekonomi yang disebabkan oleh sejumlah permasalahan dalam pengembangan pasar , rekayasa lalu lintas dan kawasan perdagangan.

Kepastian jaminan kerja terhadap THL yang diberhentikan juga belum ada solusinya, serta pengurangan TPP pegawai dan tenaga Kesehatan, kemudian Persoalan batas daerah serta peningkatan Layanan Rumah sakit dan puskesmas.

Selanjutnya, Fraksi Nasdem yang diwakili Robi Zamora mempertanyakan penyebab tidak tercapainya realisasi belanja Modal Gedung dan Bangunan,  Belanja Modal Tanah dan Belanja Modal Peralatan Mesin.

Fraksi NasDem berharap antara eksekutif dan legislatif serta OPD terkait saling memperkuat kerjasama untuk mencapai tujuan pembangunan.

“Kami berharap Pemerintah Daerah melakukan   inovasi dan terobosan dalam meningkatkan target dan realisasi pendapatan daerah dan mengoptimalkan prioritas pembangunan pada bidang-bidang yang dianggap krusial untuk kemajuan daerah,” ucap Robi.

Pemerintah juga diminta melakukan peningkatan kapasitas terhadap setiap SDM aparatur pemerintahan yang berkaitan dengan pengelolaan pekerjaan.

Sementara itu, Pemandangan Umum Fraksi PAN yang disampaikan oleh Vani Utari S.E., S.Kom., menginginkan adanya efektifitas dan efisiensi anggaran sehingga adanya keseimbangan antara Belanja dan Pendapatan dan penjelasan substansial mengapa bisa terjadi defisit anggaran sebesar Rp 42.551.164.568,72 sehingga hanya menyisakan silpa Rp 6.451.405.669,94.

Isu lain yang disampaikan Fraksi PAN yaitu pengambilan sampah dari masyarakat akhir-akhir tampak tidak dapat dikendalikan seperti biasanya, akibat dari pengurangan tenaga kebersihan serta keluarnya keputusan Pemerintah Daerah tentang pemutusan TPP untuk Nakes dan Guru.

Selanjutnya, Ridwansyah, S.E., mewakili Fraksi Demokrat Karya Kebangkitan Bangsa mempertanyakan penyebab tidak tercapainya target retribusi daerah danoptimalisasai pemanfaatan aset daerah.

Terkait dengan belanja hibah dan belanja bantuan sosial yang sangat bersentuhan langsung dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat atau organisasi  Ridwansyah meminta penjelasan alasan tidak optimalnya realisasi bantuan hibah dan belanja bantuan sosial tersebut dan OPD mana pelaksananya .

Selain itu, Fraksi Demokrat Karya Kebangkitan Bangsa meminta kepada Pemerintah Daerah khususnya Dinas Pendidikan agar betul -betul mengkaji dengan matang baik dari sisi kurikulum dan program unggulan serta sarana prasarana penunjang.

” Yang bertujuan SMPN 6 menjadi sekolah unggul baik di segi Imtak dan Imtek dalam menciptakan siswa yang berkarakter serta melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Angkutan Pelajar Gratis karena ada rute angkutan yg belum menyentuh lokasi tempat tinggal pelajar,” ujar Ridwansyah.

Terkait dengan pelaksanaan SPMB khususnya siswa SMA yang akan berlangsung, terutama dari jalur Domisili karena sebaran penduduk tidak merata dalam jarak sekolah yang terdekat dengan sistim jalur domisili dan perangkingan nilai.

Pemandangan umum Fraksi ini akan ditindaklanjuti melalui jawaban Walikota pada rapat paripurna selanjutnya. Turut hadir Wawako Allex Saputra, Asisten Setdako, Forkopimda, Kepala OPD, Camat dan Lurah serta undangan lainnya.(*/adek)

More from KHUSUSMore posts in KHUSUS »
More from PARIWARAMore posts in PARIWARA »