Press "Enter" to skip to content

Pokdarkamtibmas Harus Dapat Mendalami Sumber Masalah Kamtibmas

Padang Panjang, Warta Publika.Com- Waka Polres Kompol Hamidi mengajak seluruh pengurus Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Pokdarkamtibmas) agar bisa memahami peran dan batasan tupoksinya dalam mencapai tujuan kamtibmas di tengah masyarakat.

“Pokdarkamtibmas juga harus dapat mendalami sumber permasalahan kamtibmas yang ada di tengah masyarakat, untuk segera diselesaikan. Sesuai jargon organisasi ini, yaitu Pemecahan Masalah,” kata Hamidi saat membuka Focus Group Discussion (FGD) di Aula Endra Darma Laksmana Polres Padang Panjang, Kamis (17/6).

Dikatakan, suasana keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif merupakan salah satu pilar, sekaligus indikator terbangunnya kesadaran hukum di tengah masyarakat. Ragam tindak kriminalitas yang muncul di tengah masyarakat, kerap terjadi disebabkan lantaran rendahnya kesadaran hukum masyarakat. Di samping juga karena adanya potensi ruang untuk bertindak kriminal.

“Kehadiran Pokdarkamtibmas sebagai mitra Polri, salah satunya bertujuan untuk memperkecil potensi ruang bagi masyarakat untuk melakukan pelanggaran hokum. Sehingga terbangun kepekaan sosial dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitar. Dengan kata lain, keberadaan Pokdarkamtibmas adalah dengan menempatkan masyarakat sebagai subjek yang berperan aktif dalam menciptakan kamtibmas yang kondusif,” paparnya.

Paparan materi FGD, disampaikan Irma Yolanda Nst dari Binmas Polres, Engki Trinanda, SAB (Kabid. Kesbangpol BPDB Padang Panjang), dan Buya Hamidi Labai Sati selaku tokoh agama dan juga penasehat Pokdarkamtibmas Padang Panjang.

Sementara itu, Ketua Pokdarkamtibmas, Allex Saputra menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Allex juga menawarkan sebuah konsep Pokdarkamtibmas yang partisipatif dan solutif. Sebagai langkah-langkah strategis, dilakukan melalui pendekatan kolaborasi dan sinergi yang terintegrasi, guna mengantisipasi terjadinya tindak kejahatan di tengah masyarakat.

“Ini dengan mengacu pada kearifan lokal kita yang terdiri dari lima kecamatan dan 23 nagari di wilayah hukum Polres Padang Panjang. Sehingga dengan begitu terwujud masyarakat yang sadar hukum, aman, tertib dan peka terhadap kamtibmas di lingkungan masing-masing,” jelas Allex.

Ditambahkannya, keterlibatan ninik mamak, tokoh masyarakat, unsur pemerintahan dan seluruh elemen masyarakat lainnya, merupakan sebuah potensi dalam mencapai tujuan tersebut.

Acara ini juga dihadiri jajaran Satbinmas Polres, pengurus Pokdarkamtibmas, dan M. Nur Idris, SH yang juga penasehat Pokdarkamtibmas Kota Padang Panjang. (relis)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.