Press "Enter" to skip to content

Perkuat PPID, Bawaslu Padang Panjang Gelar FGD

PADANG PANJANG – Keterbukaan Informasi Publik dalam penyelenggaraan pemilu sekarang ini bukan sekadar sebuah kewajiban yang harus dipenuhi oleh penyelenggara pemilu akan tetapi telah menjadi sebuah kebutuhan. ” Keterbukaan Informasi di dalam pemilu menjadi salah satu hal pokok indikator penyelenggaraan pemilu yang jujur dan demokratis, serta merupakan hak asasi manusia, yaitu hak untuk tahu, ” ujar Santina.

Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Padang Panjang Santina, SP didampingi Anggota Jhonny Aulia, S.Sos.I dan Darusman Hendra, S.E.I dihadapan peserta Forum Group Discucion ( FGD) dengan Kominfo Padang Panjang dan awak media di Aula Bawaslu Padang Panjang, Selasa.(19/10/10).

Kata Santina, dalam konteks pelaksanaan tahapan pemilu, keterbukaan informasi menjadi sebuah hal penting untuk diperhatikan sebagai salah satu elemen utama pendukung keberhasilan penyelenggaraan pemilu, ”  Melalui keterbukaan informasi, diharapkan dapat ikut mendorong terwujudnya penyelenggaraan pengawasan pemilu yang baik, yaitu transparan, efektif dan efisien, akuntabel serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Santina.

Ditambahkan Santina,  sebagaimana diamanatkan Undang – Undang nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, Badan Pengawas pemilihan Umum telah menetapkan perbawaslu nomor 1 tahun 2017 tentang pengelolaan dan pelayanan Informasi Publik di Badan Pengawas pemilihan Umum, yang telah diubah melalui perbawaslu nomor 10 tahun 2019 tentang pengelolaan dan pelayanan informasi publik Badan pengawas pemilihan Umum, Badan pengawas pemilihan umum provinsi dan badan pengawas pemilihan umum kabupaten kota dan bertanggungjawab dibidang penyimpanan , pendokumentasian, penyediaan dan/atau pelayanan informasi di badan publik.

Kata Santina, Bawaslu kota Padang Panjang menetapkan pembentukan tim pelaksana Pengelola informasi dan Dokmentasi (PPID) di lingkungan Bawaslu kota Padang Panjang melalui keputusan ketua badan pengawas pemilihan umum kota Padang Panjang nomor 010/K.Bawaslu – SB.15/AM.00/IV/2020 tentang pembentukan tim keterbukaan informasi publik di lingkungan badan Pengawas Pemilihan Umum kota Padang Panjang tahun 2020.

Kemudian kata Santina, dalam menyampaikan informasi terkait dengan kegiatan dan pengawasan yang dilakukan Bawaslu Padang Panjang kepada publik, dengan mengunakan beberapa media. Diantaranya website. https://bawaslu.padangpanjang.go.id, akun facebook, twetter dan bisa didownload di play store.

Diakui Santina, banyak hal yang mesti dilakukan PPID Bawaslu Kota Padang Panjang , diantaranya meningkatkan pengetahuan tentang pengolahan data informasi termasuk juga dengan tenaga admin, sehingga informasi kegiatan dan pengawasan yang dilakukan Bawaslu Padang Panjang  dapat disajikan kepada masyarakat dengan baik dan tepat. (adek)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.