Padang Panjang – Kepala Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Padang Panjang Novri Abbas, memberikan edukasi dan sosialisasi terkait pengetahuan seputar Rutan dan permasalahan hukum kepada siswa SDN 2 Padang Panjang Timur, Kota Padang Panjang, Rabu (13/05).
Materi yang disampaikan terkait tindakan-tindakan yang dapat berakibat pelanggaran dan konsekuensi hukum yang akan diterima terutama perlakuan bullying terhadap kawan-kawan dilingkungan sekolah, keluarga maupun dilingkungan masyarakat.
Novri Abbas mengatakan, bullying atau perundungan adalah tindakan agresif yang disengaja, dilakukan berulang kali, dan melibatkan ketidakseimbangan kekuatan (fisik, sosial, atau psikologis) antara pelaku dan korban.
” Adapun Bahaya dari bullying tidak bisa disepelekan karena dampaknya sangat serius, merusak kesehatan mental dan fisik, bahkan dalam kasus ekstrem dapat merenggut nyawa, ujar Karutan Novri Abbas.
Ditegaskan Novri Abbas, pengetahuan ini perlu disampaikan sejak usia dini agar menjadi pelajaran untuk tidak melakukan bully, karena bisa berdampak kepada sifat dan sikap para anak-anak ini nantinya setelah dewasa.
Selain itu Novri Abbas juga menjelaskan tentang bahaya dari bully dan tindak pidana itu sendiri kepada para siswa, diantaranya adalah Potensi terlibat dalam tindak kriminal dan berurusan dengan hukum, kesulitan membangun hubungan yang sehat dan kurang empati, cenderung menggunakan kekerasan untuk menyelesaikan masalah.
Karutan Novri Abbas mengingatkan siswa untuk tidak boleh melakukan bullying seperti memukul, menendang, merusak barang, mengejek, mengancam, memanggil dengan julukan buruk, para anak-anak ini dapat mengerti akan bahaya dari bully itu sendiri. Sosialisasi yang dilakukan diselingi juga dengan interaksi dan tanya jawab.
Sementara itu Kepala Sekolah SDN 2 Padang Panjang Timur Dafrizal, mengapresiasi Karutan Padang Panjang yang sudah memberikan pengetahuan kepada siswa didik terkait permasalahan hukum dan pengetahuan seputar Rutan dan dampak dari perbuatan perundungan taua Bullying.
“Kami dari pihak sekolah mengucapkan terimakasih kepada Bapak Karutan atas kesediaannya memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada siswa didik kami, semoga kegiatan ini dapat menjadi pembelajaran bagi anak-anak kami dan guru-guru di sekolah ini,” ujarnya.(*/adk)











