Press "Enter" to skip to content

Launching Vaksinasi Booster di Rupajang, Pertama di Sumatera Barat.

PADANG PANJANG- Launching vaksinasi dosis ketiga atau booster Kota PadangPanjang di gelar Rumah Tahanan Kelas II B Padang Panjang (Rupajang) di komplek Rutan Padang Panjang, seiring dengan launching vaksinasi booster yang digelar serentak se – Indonesia, Rabu (12/01/22).

Launching vaksinasi booster pertama bagi lingkungan Kemenkumham Sumatera Barat ini dihadiri langsung oleh Kakanwil Kemenkumham Sumbar R. Andhika Prasetya, Wakil Walikota Asrul, Kapolres Novianto Taryono, Kepala BPBD Venda dan Komandan Koramil 01 Padang Panjang.

Pemerintah Kota Padang Panjang mengapresiasi Rupajang yang telah turut berupaya menjadikan Padang Panjang menjadi salah satu kota yang menggelar launching vaksinasi booster ini. Di Provinsi Sumatera Barat, selain Padang Panjang juga digelar di Kabupaten Kepulauan Mentawai dan Kota Sawahlunto.

“Karena kita Padang Panjang, telah mempersiapkan, vaksinasi booster ini diberikan kepada kabupaten/kota yang capaian vaksinasinya telah memenuhi kriteria 70 persen dosis pertama dan 60 persen dosis kedua,” sebut Wakil Walikota Asrul.

Dijelaskan Asrul, prioritas vaksinasi penguat ini diberikan kepada lansia dan kelompok rentan. Selain itu, vaksinasi ini diberikan kepada yang telah berusia 18 tahun ke atas dan sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap atau dua kali suntik minimal enam bulan lalu.

Disisi lain, Kakanwil R.Andhika Prasetya mengapresiasi Pemko Padang Panjang yang telah menunjuk Rutan Padang Panjang sebagai tempat di Launchingnya Vaksinasi Booster, ” Ini merupakan bentuk sinergitas jajaran Kemenkumham Sumbar dengan pemerintah daerah,” ujar Andhika.

Andhika juga mengapresiasi jajaran Polres Padang Panjang Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes), Rutan Padang Panjang dipercaya pemerintah daerah sebagai tempat pelaksanaan vaksin booster bagi masyarakat khususnya di lingkungan rutan.

“Hal yang patut kami apresiasi, Rutan dipercaya sebagai tempat pelaksanaan launching vaksinasi dosis tiga ini di Kota Padang Panjang, WBP yang sulit menerapkan sosial distancing merupakan kelompok rentan terhadap penyebaran virus Covid-19,” ucap R.Andhika Prasetya

R.Andhika Prasetya menambahkan, jajaran Kemenkumham dari pusat hingga daerah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk membantu percepatan vaksinasi.

Hal yang sama juga disampaikan Kapolres Padang Panjang Novianto Taryono, pihaknya akan selalu terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dan pihak terkait lain dalam menyukseskan pencapaian vaksinasi, terutama di wilayah hukum Polres Padang Panjang

“Vaksinasi dosis booster ini akan kita lakukan bertahap, mengingat capaian vaksinasi lansia yang saat ini berada di angka 56,3 persen. Kami mengapresiasi Rupajang yang telah berinisiasi sebagai pilot project pelaksanaan vaksinasi booster ini,” terang Novianto Taryono.

Semnetara, Kepala Rupajang, Rudi Kristiawan, launching vaksinasi booster yang telah ditetapkan Presiden ini, pihaknya harus ikut aktif dalam rangka pencegahan penyebaran virus Covid-19 dan meningkatkan kekebalan bagi seluruh petugas dan WBP.

“Vaksinasi booster ini merupakan yang pertama se-Sumatera Barat bagi WBP dan petugas yang setiap hari berinteraksi dengan WBP,” ungkap alumni AKIP 43 ini.

Berdasarkan catatan data dari tenaga vaksin kata Rudi Kritiawan, tercatat peserta vaksinasi booster terdaftar sebanyak 103. Yang telah divaksin sebanyak 100 orang, tiga orang sisanya ditunda. Dengan rincian 48 orang divaksin Cinovak, vaksin Moderna 24 orang dan Frefizer 28 orang.(adek)

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.