Press "Enter" to skip to content

Korona Landa Padang Panjang, 13 Nakes Postif Terpapar

Padang Panjang, Warta Publika. Com – Sebanyak 13 tenaga kesehatan RSUD Padang Panjang dinyatakan positif Covid 19, setelah sebelumnya melakukan kontak erat dengan seorang positif covid-19.

“Kini tenaga kesehatan itu dikarantina di RSUD Padang Panjang. Sejak hasil tesnya diketahui, mereka tidak lagi boleh pulang ke rumah,” kata Kepala DKK Padang Panjang Nuryanuwar, Kamis (30/4).

Disebutkan, kepastian itu didapatkan setelah keluar hasil tes swab dari 70 orang tenaga kesehatan yang diperiksa Laboratorium Unand, Semua mereka yang 70 orang itu pernah berkaitan dengan riwayat NS yang masuk IGD RSUD Padang Panjang, Jumat, (24/4).

Dijelaskan Nuryanuwar, sebelumnya NS juga pernah melakukan pemeriksaan di Puskesmas Kebun Sikolos Padang Panjang. Dari perjalanan yang dilalui NS itu.

Kemudian dilakukan pemeriksaan kepada 70 orang tenaga kesehatan yang pernah kontak dekat dalam jarak kurang dari satu meter. Hasilnya telah keluar 13 orang positif ringan tanpa ada gejala.

“Semuanya tenaga kesehatan dari RSUD, tidak ada yang dari Puskesmas Kebun Sikolos, Bisa juga mereka terpapar dari suami NS yang kini juga positif Covid-19 dirawat di M. Djamil,” kata Nuryanuar.

Sementara itu Direktur RSUD Padang Panjang Ardoni mengatakan, sebetulnya sejak hasil swab NS dinyatakan positif, tenaga kesehatan dan petugas yang sebelumnya kontak dengan NS dan keluarga sudah dilakukan karantina di lokasi yang sudah disiapkan pemko dan tidak pulang ke rumah.

“Kini tenaga kesehatan yang 13 orang itu dikarantina di RSUD Padang Panjang sejak hasil tesnya diketahui senja tadi. Mereka dikarantina di ruangan isolasi RSUD mulai malam ini,” kata Ardoni.

Pihaknya juga akan melakukan desinfeksi / seterilisasi terhadap seluruh ruangan yang pernah dilalui 13 tenaga kesehatan itu serta mengisolasi petugas yang pernah kontak fisik dengan 13 orang itu.

Mencermati hasil swap 13 tenaga kesehatan positif ini. Walikota Padang Panjang Fadly Amran mengimbau warganya untuk tetap menaati aturan PSBB (pembatasan sosial berskala besar), yang sedang berlangsung.

Pemko benar-benar merasa kaget dengan hasil swab ini, karena jauh sebelumnya, Pemko sudah berusaha semaksimal mungkin menjaga dan melindungi masyarakat dari penularan Covid imelalui berbagai upaya,

” Termasuk melakukan pemeriksaan setiap orang yang masuk Padang Panjang. Bahkan melakukan karantina terhadap orang yang baru datang,” Fadly Amran.

Fadly Amran berharap, masyarakat juga diminta jujur memeriksakan kesehatannya. Baik di pemeriksaan batas kota maupun ketika berobat ke rumah sakit atau Puskesmas.

Agar mata rantai Covid 19 ini bisa diputus, Walikota Fadly Amran minta, agar semua yang pernah kontak fisik dengan tenaga kesehatan yang 13 orang itu, tetap mengisolasi diri di rumah guna menjaga segala kemungkinan.(adk/cojea)

Comments are closed.

Mission News Theme by Compete Themes.