Press "Enter" to skip to content

Kolom Suguhi Pembaca Dengan Bahasa Satir Dan Pemikiran Bebas

Padang Panjang,-wartapublika.com – Komunitas Seni Kuflet Padang Panjang melaksanakan diskusi rutin dengan materi “Teknik Menulis  Kolom” dengan narasumber Dr. Sulaiman Juned, M.Sn  (25/2024), di sekretariat Komunikasi Seni Kuflet.

Pendiri Kuflet yang juga Dosen Teater ISI Padangpanjang itu  mengatakan, secara harfiah Kolom disebut juga lajur pada majalah maupun Surat Kabar. Pada setiap Lajur membagi halaman koran atau majalah dengan berbagai berita.

“Penulisan kolom dengan gaya bahasa, tentang politik, tokoh, sastra, pendidikan, seni, dan sebagainya sangat subjektifitas juga disuguhi dengan  bahasa yang satir dan aktual serta pemikiran yang bernas,” tutur sastrawan yang sutradara teater itu.

Sulaiman menambahkan, selain itu, sifat dari kolom otoritatif karena penulisnya sangat  berpengaruh. Kolom melebihi fungsi  pers yang menyoroti suatu masalah tertentu dengan gaya bahasa bebas, serta menyiarkan informasi,  mendidik, mempengaruhi, menghibur.

Seorang kolumnis harus memiliki ketajaman dalam melihat celah persoalan. Pemaparannya unik dapat menjelaskan secara luas dan mendalam. Mempunyai data kuat disertai argumen dalam memaparkan pendapatnya juga harus mampu mengapungkan pemikirannya yang bernas dengan bahasa yang menarik.

Akbar Ketua Umum  Komunitas Seni Kuflet mengatakan, yang diikuti oleh seluruh anggota Komunitas Seni Kuflet dipandu oleh Nela Febri Yasmi itu mengalir dengan  hangat dan menarik karena pemaparan narasumber mampu mensugesti kami para peserta diskusi.

Peserta Diskusi Aidil Rahman mengatakan, Kolom sangat bagus dipelajari oleh pelajar Indonesia dalam melatih berpikir kritis untuk menemukan ruang-ruang masalah yang ada di sekeliling. Sekaligus dapat mengungkapkan pendapat dengan bahasanya sendiri.

Anggota Kuflet Helni Yuliana mengatakan, Materi kolom menurut saya sangat bagus dalam menambah wawasan. Ternyata menulis Kolom dapat dilakukan dengan berbagai topik dan pikiran yang bernas. (*/Sarah)