Padang Panjang, wartapublika.com – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Barat, Widya Navies, melantik jajaran Pengurus PWI Kota Padang Panjang periode 2026-2029, di pendopo rumah dinas walikota, Senin(24/8/26). Pelantikan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi kewartawanan sekaligus meningkatkan profesionalisme insan pers di Kota Serambi Mekkah.
Prosesi pelantikan berlangsung dalam suasana penuh kekhidmatan dan dihadiri Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis, Wakil Walikota Allex Saputra, Ketua DPRD Imbral, Pengurus PWI Sumbar, Ketua IKWI Sumbar Ny Widya bersama unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta insan pers.
Dalam sambutannya, Ketua PWI Sumbar Widya Navies menegaskan bahwa kepengurusan baru tidak hanya memiliki tanggung jawab menjalankan roda organisasi, tetapi juga menjaga marwah dan kehormatan profesi wartawan.
Menurutnya, wartawan memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi yang benar, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. Karena itu, setiap anggota PWI dituntut terus meningkatkan kompetensi serta memahami dan menjalankan Kode Etik Jurnalistik.
“PWI bukan sekadar organisasi tempat berkumpulnya wartawan. PWI adalah rumah bersama untuk meningkatkan profesionalisme, kompetensi dan menjaga marwah pers,” ujar Widya Navies.
Ia berharap pengurus PWI Padang Panjang yang baru dilantik mampu membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga negara, masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan, tanpa mengurangi independensi pers.

Sementara itu, Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus PWI Padang Panjang yang baru dilantik. Ia berharap kehadiran kepengurusan baru dapat semakin memperkuat peran pers dalam mendukung pembangunan daerah.
Menurut Hendri Arnis, pemerintah daerah membutuhkan pers sebagai mitra dalam menyampaikan berbagai program dan kebijakan kepada masyarakat. Namun, kemitraan tersebut harus tetap dibangun dengan menjunjung tinggi profesionalisme dan independensi jurnalistik.
“Pemerintah tentu membutuhkan media untuk menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat. Tetapi kami juga berharap pers tetap kritis dan objektif, sehingga pemberitaan yang disampaikan benar-benar menjadi informasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Hendri menilai, pers memiliki posisi penting sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Kritik yang disampaikan media, menurutnya, justru dapat menjadi masukan bagi pemerintah untuk melakukan evaluasi dan perbaikan.
“Kalau ada kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan, silakan dikritisi. Kritik yang konstruktif adalah bagian dari proses membangun daerah menjadi lebih baik,” katanya.
Ia juga mengajak jajaran PWI Padang Panjang bersama seluruh insan pers untuk ikut menjaga suasana daerah agar tetap kondusif melalui pemberitaan yang faktual, berimbang dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Kita ingin Padang Panjang terus berkembang. Pers punya peran besar dalam mengawal pembangunan sekaligus menyampaikan aspirasi masyarakat. Karena itu, mari kita bangun sinergi yang sehat, saling menghargai dan tetap berada dalam koridor masing-masing,” tambahnya.
Ketua PWI Padang Panjang yang baru dilantik, Supriyanto menyampaikan komitmennya menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab. Kepengurusan ke depan akan diarahkan tidak hanya pada penguatan internal organisasi, tetapi juga peningkatan kapasitas wartawan melalui pendidikan, pelatihan dan kegiatan jurnalistik.
“Kami ingin PWI Padang Panjang menjadi organisasi yang solid, profesional dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Wartawan harus hadir sebagai penyambung informasi sekaligus bagian dari solusi,” ujar pria yang akrab disapa Bento ini.
Pelantikan tersebut sekaligus menjadi awal baru bagi PWI Padang Panjang untuk memperkuat eksistensinya sebagai wadah profesional wartawan. Di tengah derasnya arus informasi digital, wartawan dituntut semakin cermat melakukan verifikasi sebelum menyampaikan informasi kepada publik.
Dengan kepengurusan baru, PWI Padang Panjang diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat, tanpa kehilangan fungsi kontrol sosialnya. Sebab, pers yang kuat bukanlah pers yang selalu memuji, melainkan pers yang mampu menyampaikan kebenaran secara profesional, berimbang dan bertanggung jawab.(*/adk)











