Press "Enter" to skip to content

Gubernur Irwan Prayitno Perintahkan Pemko Padang Panjang Lakukan Swab dan Tracing

Padang Panjang, Warta Publika. Com – Seiring dengan terkonfirmasi positif 13 Tenaga Medis Padang Panjang, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno memerintah kepada Pemerintah Kota Padang Panjang melakukan tracing dan swab dan menutup sementara RSUD Padang Panjang.

“Yang perlu dilakukan, RSUD untuk sementara waktu ditutup. Karantina atau isolasi yang positif, Pegawai RSUD kalau bisa diswab semuanya, terutama mereka yang punya kontak, serta keluarga pegawai itu,” ungkapnya saat Video Conference dengan jajaran Pemko Padang Panjang, Jumat (1/5).

Video Conference dihadiri Walikota Fadly Amran, Wawako Asrul, Ketua DPRD Mardiansyah, Kapolres Sugeng Hariadi, Pabung Kodim 0307/Tanah Datar Supadi, Unsur dari Brimob, Sekdako Sonny Budaya Putra dan sejumlah pejabat Pemko Padang Panjang.

Dikatakan Irwan Prayitno, karena yang pegawai yang di RSUD bisa jadi kena. Orang yang kontak langsung juga diswab.
Pasien yang kontak itu juga diswab dan ditelusuri.

Gubernur juga meminta Pemko Padang Panjang memantau Rumah Sakit Ibnu Sina Padang Panjang. “Ibnu Sina Padang Panjang juga perlu dipantau,” ungkap Gubernur mempersilahkan Pemko Padang Panjang mengirimkan Swab hingga 300 sampel.

Pemerintah Kota Padang Panjang saat ini fokus mentracing orang-orang terpapar dan dicurigai melakukan kontak dengan 13 orang tenaga medis yang dinyatakan positif corona setelah hasil swab diumumkan, Kamis malam, (30/4).
Walikota H. Fadly Amran lansung memerintahkan Dinas Kesehatan Kota Padang Panjang membentuk tim tracing guna melacak dan melakukan Swab terhadap orang-orang yang kontak dengan tenaga medis positif corona tersebut.

Sebelumnya, 60 orang tenaga medis, melakukan kontak dengan pasien berinisial NS, salah seorang pasien dari Kabupaten Tanah Datar.
Dari 60 tenaga medis yang menjalani Swab tes, 13 orang dinyatakan positif. Mereka terdiri dokter, perawat, apoteker dan keamanan di RSUD Kota Padang Panjang.

Walikota Fadly Amran menyampaikan dukungan moril kepada tenaga kesehatan yang berjuang di garda terdepan. Ini adalah ujian dan musibah kita bersama, semoga Allah SWT memberikan keselamatan dan kesehatan bagi kita semua. 

” Terimakasih kepada tenaga kesehatan Padang Panjang yang telah memberikan pengabdian yang terbaik bagi masyarakat, dan semoga wabah pandemi tidak meluas di Padang Panjang” ucap Fadly Amran.(adk/cojea)

Comments are closed.

Mission News Theme by Compete Themes.