Press "Enter" to skip to content

Gerindra Belum Bersikap, Ini Hitungan Kekuatan Isu Perpanjang Jabatan Presiden

Jakarta – Sejumlah partai koalisi menyatakan sikap tentang wacana perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ada yang pro dan kontra terkait wacana itu, bahkan ada juga yang belum tegas menyampaikan sikap.

Salah satu yang belum menyatakan sikap adalah Partai Gerindra. Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto belum menyatakan sikapnya. Sekjen Gerindra Ahmad Muzani juga tak memberi komentar soal isu ini saat ditanya wartawan.

“Karena kami belum mengikuti, kami belum bisa memberi komentar. Gerindra tetap fokusnya tahun 2024,” kata Muzani di Surabaya, kemarin, seperti dilansir dari detik.com

PKB dan PAN secara gamblang menyatakan mendukung perpanjangan masa jabatan Jokowi sebagai presiden. Sedangkan Golkar sedang mengkaji serius seraya akan menerima dan akan membawa aspirasi perpanjangan jabatan Presiden ke Jokowi.

PDIP dan NasDem tegas menolak usulan yang baru-baru ini dihidupkan lagi oleh Ketum PKB Muhaimin Iskandar itu. Sedangkan PPP mengaku akan berkonsultasi dengan ahli soal isu ini.

Seperti PDIP dan NasDem, dua parpol oposisi menolak keras usulan perpanjangan masa jabatan Jokowi. Demokrat dan PKS bahkan mengecam usulan itu.

Melihat formasi di atas, lalu bagaimana peta kekuatan wacana perpanjangan jabatan Jokowi jika dilihat dari kursi yang dimiliki partai koalisi di DPR?

Koalisi Setuju Pemilu Ditunda:

  • PKB: 58 kursi
  • PAN: 44 kursi
  • Partai Golkar: 85 kursi
  • Total: 187 kursi

Koalisi Tidak Setuju:

  • PDIP: 128 kursi
  • Partai NasDem: 59 kursi
  • Total: 187 kursi

Koalisi Belum menentukan sikap:

  • PPP: 19 kursi
  • Partai Gerindra: 78 kursi
  • Total: 97 kursi

Oposisi Tak Setuju:

  • Demokrat: 54 kursi
  • PKS: 50 kursi
  • Total: 104 kursi

Jika digabung, jumlah kursi DPR partai yang menolak penundaan pemilu menjadi 291 kursi, jauh lebih banyak dibanding pendukung penundaan. Dengan sokongan Gerindra dan PPP sekalipun, pendukung isu penundaan pemilu yang otomatis memperpanjang jabatan Presiden Jokowi juga bakal kalah, karena baru 284 kursi.

Sebagaimana diketahui, aspirasi perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi kembali mencuat setelah Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin memberi usul agar Pemilu 2024 ditunda 1-2 tahun.

Ketum PAN Zulkifli Hasan juga setuju Pemilu 2024 ditunda. Jika ditunda, berarti tidak ada transisi kepemimpinan, yang akhirnya bermuara pada perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi.(*)