Padang Panjang, wartapublika.com – Pemerintah Kota Padang Panjang secara resmi melantik Angga Putra Jayani, S.S.i, M.M sebagai Direktur Baru Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Serambi Kota Padang Panjang periode 2025-2030.
Pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Aula kantor balaikota setempat, Jumat(12/12/25) dipimpin oleh Wakil Walikota Allex Saputra dan dihadiri oleh pejabat eselon Kota, Dewan Pengawas Perumdam Tirta Serambi, dan staf PDAM tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat tata kelola dan kinerja PDAM yang telah menghadapi tantangan dalam cakupan dan kualitas layanan air bersih.
“Kita percaya direktur baru memiliki kompetensi yang memadai untuk mengawali era baru Perumdam Tirta Serambi. Meningkatan pelayanan dan kualitas layanan air bersih bagi masyarakat, ” ujar Allex Saputra mewakil walikota Padang Panjang.
Ia juga mengharapkan direktur baru untuk meningkatkan pelayanan menjadi lebih merata, efisiensi ditingkatkan, meminimalisir kebocoran air serta memperkuat sistim digitalisasi layanan.
Angga Putra Jayani terpilih setelah melalui rangkaian seleksi panjang dan ketat. Proses seleksi mencakup tahapan administrasi, ujian tertulis, psikotes, penulisan makalah, presentasi program kerja, hingga wawancara akhir.
“Sehingga Perumdam Tirta Serambi dapat diandalkan serta benar-benar menjadi penyedia layanan air yang bermanfaat bagi masyarakat penguna air minum pelanggan Perumdam Tirta Serambi,” ujarnya Allex Saputra.

Sementara, Angga Putra Jayani mengucapkan rasa syukur yang tinggi kepada Allah SWT, atas amanah dan kepercayaan diberikan oleh walikota Padang Panjang guna memimpin Perumdam Tirta Serambi untuk lima tahun kedepan.
Angga Putra Jayani mengatakan, target utama yang akan dilakukan adalah meningkatkan cakupan layanan air bersih hingga ke seluruh wilayah kota Padang Panjang serta memperbaiki sistem distribusi agar lebih efisien,” ujar Angga Putra Jayani kepada wartapublika.com, usai pelantikan.
Angga Putra Jayani menyampaikan komitmennya untuk melakukan perubahan di Perumdam Tirta Serambi dari segala aspek, layanan air bersih bagi pelanggan, sistem digitalisasi, meningkatkan kebugaran lembaga, transparan dan fleksibel sesuai arahan kepala daerah sehingga enjadi lembaga yang transparan dan responsif.
“Saya akan bekerja sama dengan seluruh pihak ntuk menyelesaikan masalah yang ada, seperti kebocoran saluran dan peningkatan kualitas air. Juga akan memprioritaskan pengembangan infrastruktur di daerah yang belum terjangkau layanan,” jelas Angga Putra Jayani.(adek)











