Press "Enter" to skip to content

Ambisius Merusak Silaturahim

Di sekitar kita dalam keseharian mungkin menemukan orang-orang yang ambisius. Ingin mencapai sesuatu. Bisa jabatan, pangkat, harta, dan lain-lain. Terkadang mereka menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Disadarinya atau tidak hal itu merugikan orang lain.

Mereka yang berperilaku seperti itu hidupnya semu. Ingin kelihatan hebat di mata orang lain karena memiliki kelebihan-kelebihan tersebut, namun hatinya “kering”. Tidak dapat membohongi diri sendiri.

Padahal orang-orang yang ambisius sama sekali tidak hebat. Justru perlu dikasihani karena hidupnya tidak seimbang dan ngga pernah tenang.

Ironisnya sering terjadi, perilaku ambisius itu merusak silaturahim. Hubungannya yang sebelum baik dengan seseorang atau banyak orang terganggu dengan hal negatif itu.

Jarang orang suka melihat mereka yang ambisius. Apalagi menghalalkan semua caranya dan menganggapnya sebagai hal yang benar. Padahal salah total, mulai dari niat, cara, hingga hasilnya.

Hentikan Ambisius, Kendalikan Diri dan Rem Berbagai Keinginan
Pengalaman selama ini orang-orang yang ambisius tidak tenang dalam hidupnya. Mereka ngga pernah bersyukur. Setelah mendapatkan yang diinginkannya, ingin lebih lagi. Tidak ada batas akhir hingga meninggal.

Mereka yang ambisius, apapun wujudnya perlu diingatkan dengan cara baik-baik. Niatnya untuk mengubah keinginan negatif tersebut agar segera menyadari kekeliruannya.

Jangan sampai orang yang ambisius itu akhirnya kecewa berat karena semua keinginannya tidak terwujud sehingga dapat membuat dirinya demotivasi dan frustasi. Sadarkan segera. Tunjukkan contoh nyata dan akibatnya.

Menjaga dan memelihara silaturahim jauh lebih penting daripada mengedepankan ego pribadi yang akhirnya merugikan diri sendiri. Untuk itu selalulah mengendalikan diri agar ambisi pribadi tidak merusak hubungan dengan sesama.

Apalagi kalau menyadari bahwa semuanya semu. Hanya sesaat dan seluruhnya bakal ditinggalkan. Hanya amal ibadah yang dibawa mati.

Sebelum terlambat segeralah hentikan ambisius terhadap sesuatu. Kendalikan diri dan rem berbagai keinginan. Yakinlah hasilnya jauh lebih baik. Paling utama silaturahim dengan sesama terus terjaga karena tidak ada orang yang tersakiti.

Semoga di sepanjang hidup kita dapat terus mengendalikan diri dari berbagai ambisi pribadi. Aamiin ya robbal aalamiin…

Penulis : Aqua Dwipayana

Comments are closed.

Mission News Theme by Compete Themes.