Press "Enter" to skip to content

Sentra Tenun Lintau Dikunjungi Kepala BPS Sumbar

TANAH DATAR – Kepala BPS Sumbar Herum Fajarwati kunjungi Sentra Tenun Lintau didampingi Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Istri Ny Lise Eka Putra, Kepala Dinas Koperindag Darfizal, Kepala Bagian Perekonomian Masni Yulentri dan Kabag Humas dan Protokol Yusrizal.

Kunjungan ini disambut Ketua Yayasan Kriya Minangkabau diwakili Instruktur Tenun Atice didampingi Camat Lintau Buo Agusril, yang berdiri megah di Nagari Tigo Jangko Kecamatan Lintau Buo,Jumat (6/8).

Atice sampaikan ucapan terimakasih atas kunjungan ini. “Sentra tenun ini diresmikan pada tahun 2018 yang lalu diresmikan oleh Ibu Mufidah Kalla, pada saat ini dikelola Yayasan Kriya Minangkabau, dengan harapan putra putri yang belajar di Sentra Tenun Lintau menjadi perajin tenun dan songket yang handal, tidak hanya berasal dari Tanah Datar tetapi Sumatera Barat.

“Saya berharap yang dididik di sini mampu menjadi tenaga kerja yang handal terutama dalam menenun songket ataupun sulaman, sehingga bisa meningkatkan taraf ekonomi keluarga,” kata Atice.

Atice tambahkan, kerajinan tersebut merupakan warisan nenek moyang yang sudah terkenal sampai mancanegara, untuk perlu dilestarikan melalalui generasi muda sebagai penerus budaya.

Selain itu, Atice juga mengenalkan berbagai macam tenunan dan songket hasil dari penenun dan melihat proses pembuatan tenun.

Kepala BPS Sumbar Herum Fajarwati sampaikan ucapan terimakasih atas penyambutan dan apresiasi kegiatan proses belajar mengajar tenun, ini merupakan suatu potensi untuk dilestarikan dan bisa meningkatkan taraf hidup perekonomian masyarakat.

“Menenun membutuhkan ketelitian dan kesabaran,” kata Herum di saat melihat proses tenun.

Sementara itu, Ny Lise Eka Putra juga sampaikan apesiasi kepada Yayasan Kriya Minangkabau yang telah membina dan melatih penenun sampai seperti saat ini sudah menghasilkan tenunan dan songket yang bagus.

Di sela-sela kunjungan Ny. Lise Eka Putra sampaikan kepada salah seorang pengrajin untuk tekun berlatih dan jangan ragu untuk bertanya kepada Ibu Atice, ini adalah peluang untuk maju jangan disia-siakan.

“Jangan ragu bertanya sama Ibu Atice, gali terus ilmu, insya allah akan bisa meningkatkan perekonomian keluarga apalagi du masa pandemi ini”, kata Ny. Lise memotivasi pengrajin.

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Mission News Theme by Compete Themes.