PADANG, wartapublika.com – Sebanyak 57 wartawan dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat mengikuti Orientasi Keorganisasian dan Kewartawanan (OKK) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat Angkatan I, Jumat (14/8/2026). Kegiatan tersebut digelar di Edotel SMKN 9 Bundo Kanduang, Kota Padang.
Pelaksanaan OKK perdana tingkat PWI Sumatera Barat ini menjadi bagian penting dalam proses pembinaan sekaligus penguatan profesionalisme wartawan yang akan bergabung sebagai anggota PWI.
Orientasi dibuka secara daring oleh Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies. Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua PWI Sumbar H.M. Khudri, Sekretaris Firdaus Abie, Sekretaris Panitua Pelaksana OKK Emil Mahmudsyah, jajaran pengurus PWI Sumbar, serta para ketua dan pengurus PWI kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.
Dalam sambutannya, Widya Navies menegaskan bahwa menjadi anggota PWI bukan sekadar persoalan administrasi, tetapi terdapat sejumlah ketentuan dan tahapan yang harus dipenuhi oleh setiap wartawan.
Salah satu tahapan tersebut adalah mengikuti Orientasi Keorganisasian dan Kewartawanan. Menurutnya, OKK merupakan bagian dari mandat organisasi yang harus dilalui oleh calon anggota baru PWI.
“Organisasi PWI adalah organisasi profesi tertua di Indonesia. Ada beberapa konsekuensi dan aturan yang harus diikuti bagi wartawan untuk bergabung, di antaranya mengikuti OKK. Ini merupakan kewajiban bagi anggota baru,” ujar Widya Navies.
Ia menjelaskan, OKK tidak hanya memberikan pemahaman mengenai organisasi, tetapi juga menjadi ruang bagi wartawan untuk memperkuat pengetahuan tentang profesi jurnalistik, etika, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas sebagai insan pers.
Menurut Widya, wartawan memiliki tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Karena itu, kemampuan jurnalistik harus berjalan seiring dengan pemahaman terhadap kode etik dan aturan organisasi.
“Wartawan harus memahami bagaimana menjalankan profesinya secara baik dan benar. Jangan sampai karena mengejar kecepatan, kita mengabaikan akurasi, etika dan keberimbangan berita,” katanya.
Lebih lanjut, Widya menyampaikan bahwa pelaksanaan OKK PWI Sumatera Barat Angkatan I merupakan langkah awal untuk membangun sistem pembinaan anggota yang lebih terarah di daerah.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas dan profesionalisme anggota PWI di Sumatera Barat.
“Ini merupakan OKK pertama yang dilaksanakan PWI Sumatera Barat. Kita berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut ke depannya dan memberikan dampak yang baik terhadap keanggotaan PWI, khususnya di Sumatera Barat,” ujarnya.
Widya juga menegaskan bahwa peserta yang mengikuti OKK telah melalui sejumlah tahapan sebelum dinyatakan berhak mengikuti orientasi. Proses tersebut dimulai dari pendaftaran, pemeriksaan dan seleksi administrasi hingga verifikasi oleh panitia pelaksana.
Dengan demikian, 57 peserta yang hadir dalam OKK Angkatan I merupakan wartawan yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan lolos proses verifikasi.
Sementara itu, Ketua Pelaksana OKK PWI Sumbar Angkatan I, Emil Mahmudsyah, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi formalitas dalam proses keanggotaan. Para peserta diharapkan benar-benar mendapatkan bekal yang dapat diterapkan dalam menjalankan tugas jurnalistik di lapangan.
Materi OKK mencakup pemahaman tentang organisasi PWI, sejarah dan fungsi PWI sebagai organisasi profesi, pengelolaan organisasi berdasarkan AD/ART, kesekretariatan, serta materi kewartawanan seperti Kode Etik Jurnalistik, Kode Perilaku Wartawan, pentingnya cek dan ricek, serta prinsip-prinsip dasar jurnalistik.
Kegiatan berlangsung dalam suasana serius namun tetap interaktif. Para peserta mengikuti setiap materi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme sebelum menjalankan peran lebih jauh sebagai anggota PWI.
Bagi para peserta, OKK bukan hanya sebuah tahapan administratif untuk memperoleh status keanggotaan, tetapi juga menjadi ruang untuk kembali mengingat bahwa profesi wartawan memiliki tanggung jawab besar terhadap publik.
Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan media digital, wartawan dituntut tidak hanya cepat dalam menyampaikan berita, tetapi juga mampu menjaga akurasi, independensi, keberimbangan dan etika jurnalistik.
Melalui OKK Angkatan I ini, PWI Sumatera Barat berharap lahir anggota-anggota baru yang tidak hanya memahami organisasi, tetapi juga memiliki komitmen untuk menjaga marwah profesi wartawan serta kepercayaan masyarakat terhadap pers.(adek)











